Kode etik merupakan pola aturan atau tata cara sebagai pedoman berperilaku. Tujuan kode etik agar profesional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai atau nasabahnya. Adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak profesional.
Kode Etik Bagian 1 - Tanggung Jawab Sebagai Profesional : Berlatih dalam lingkup kompetensi; Mempertahankan kompetensi; Non-diskriminasi; Kesadaran akan bias dan tantangan pribadi; Menerima hadiah; Hubungan romantis dan seksual.
Bagian 2 - Tanggung Jawab dalam Praktik : Memberikan intervensi yang efektif; Melindungi informasi rahasia; Berkomunikasi tentang layanan; Memilih, merancang dan melaksanakan intervensi; Memilih, merancang dan melaksanakan intervensi perubahan perilaku; Mengumpulkan dan menggunakan data.
Bagian 3 - Tanggung Jawab dalam Pernyataan Publik : Melindungi Hak Klien, Pemangku Kepentingan, Pengawas, dan Peserta Pelatihan; Penggunaan Kekayaan Intelektual; Media Sosial dan Situs Web.
Pelatihan dasar Teknisi Perilaku Terverifikasi (TPT) dikembangkan dan dilaksanakan oleh Agents of Behavior Change (ABC).
Martabat Klien mengacu pada praktik memperlakukan klien dengan hormat, mengakui nilai mereka, dan memastikan hak dan otonomi..
Batasan profesional adalah keterampilan untuk mengartikulasikan ketika sesuatu tidak terasa benar dengan cara yang jelas dan..
Komunikasi dan kolaborasi adalah dua hal yang saling berkaitan dan penting untuk mencapai tujuan bersama, seperti di dunia ke..
Komunikasi yang efektif merupakan bagian penting dalam supervisi, karena supervisor harus dapat mengkomunikasikan pesan secar..